Mengukur “Courage” Seseorang…


Pada suatu saat terpikirkan bahwa setiap orang mempunyai keberanian yang dimilikinya, tetapi setiap orang pasti berbeda-beda takaran atau level-nya. ibarat makan mie jawara punya tingkat level dari yg rendah sampai yang paling tinggi.. *belum pernah coba**red hihihi.

ada banyak teman, saudara yang saya temui, mereka mempunyai keberanian yang berbeda, contohnya nih ya, saat sekolah, ada niat bolos ramai-ramai, pasti terjadi debat dulu di antara mereka, ada yang ngomong..*ayukk cabut aja langsung*…satunya lagi ngomong *ntar..bentaran dulu, tunggu jam kedua berakhir soalnya guru geografi ini galak* dan menyusul yang lainnya banyak saran untuk acara cabut bareng. disini saja sudah kelihatan bahwa 2 orang ini mempunyai tingkat keberanian berbeda.

contoh tadi sebagian keberanian yang ada di dibumi ini, banyak hal yang akan kita lakukan di kehidupan ini membutuhkan keberanian, keberanian mengambil keputusan, keberanian untuk mengakui kesalahan kepada orang lain, kedua itu membuat saya sempat fokus dan berpikir, susah sekali ya melakukan nya, beraaattt untuk eksekusi langsung..:) tetapi kalau kalian bisa melakukannya hebat bangetlah..

tapi ada keberanian yang jangan sampai kalian lakukan berulang dan berulang-ulang kali, dosa tau…mau tau..pertama nih ya, keberanian untuk melanggar semua perintah Allah SWT dan kedua Keberanian untuk melawan kedua orang tua kalian, kalau kalian lakukan itu, sumpah…hidup kalian didunia ini akan sia-sia dan pasti susah deh…

khususnya untuk keberanian melawan kedua orang tua, apalagi ibu kalian itu sangatlah dilarang jangan coba-coba, kalau sudah pernah melakukan, minta maaflah ke ibu dan Allah SWT, berjanji jangan diulang lagi. bisa-bisa nanti jadi kualat, susah hidup kalian itu..

jika ada seorang dari kalian yang mempunyai keberanian melawan kedua orang tua-nya, berarti level keberanian-nya super–super hebat, preman sama penjahat kelas kakap kalah, dilibas sama mereka juaralah, bahkan hantu-hantu(kuntilanak,pocong, dan teman-teman lainnya) pun jadi nggak berguna ke diri kalian..hahahaha..

jadi kesimpulannya janganlah melawan atau membantah kedua orang tua kalian, jika membantah/melawan pikir-pikir 2 kali lagi deh, dan terus semangat jalanin hidup, dan beribadahlah sekuat tenaga, sampai kalian semua tidak bisa apa-apa…^ ^

Advertisements

2 thoughts on “Mengukur “Courage” Seseorang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s