Apa Kabar Kasus Munir? #PelanggaranHAM


Siapakah sosok seorang Munir? Serorang aktivis HAM (Hak Asasi Manusia), Munir Said Thalib (8 Desember 1965 Malang, Jawa Timur – 20 November, 2004), yang dikenal hanya sebagai “Munir”, adalah salah satu aktivis anti korupsi dan pendiri organisasi Kontras hak asasi manusia.munir meninggal disaat perjalanan menuju Utrecht University untuk mendapatkan gelar master dibidang hukum internasional dan hak asasi manusia.

Munir Di duga di bunuh, siapakah pembunuhnya?apa sebab munir di bunuh?apakah munir di bunuh karena aktifitasnya selama ini sebagai komisi orang hilang dan korban kekerasan?kayak nya sampai sekarang penulis belum jelas apa motif pembunuhan munir. dari informasi yang saya dapatkan dari mencari/searching di internet, ada 2 orang tersangka, yaitu : Pollycarpus Budihari Priyanto dan Mayjen (Purn) Muchdi PR.

Berikut adalah kronologis pembunuhan Munir hingga proses pengadilan tersangka pembunuh Munir :
Pada 6 September 2004 Munir menuju Amsterdam untuk melanjutkan studi program master (S2) di Universitas Utrecth Belanda. Munir naik pesawat GarudaIndonesia GA-974 pada pukul 21.55 WIB menuju Singapura untuk kemudian transitdi Singapura dan terbang kembali ke Amsterdam. Tiba di Singapura pada pukul00.40 waktu Singapura. Kemudian pukul 01.50 waktu Singapura Munir kembaliterbang dan menuju Amsterdam. Tiga jam setelah pesawat GA-974 take off dariSingapura, awak kabin melaporkan kepada pilot Pantun Matondang bahwa seorang penumpang bernama Munir yang duduk di kursi nomor 40 G menderita sakit. Munir  bolak balik ke toilet. Pilot meminta awak kabin untuk terus memonitor kondisiMunir. Munir pun dipindahkan duduk di sebelah seorang penumpang yang kebetulan berprofesi dokter yang juga berusaha menolongnya. Penerbangan menujuAmsterdam menempuh waktu 12 jam. Namun dua jam sebelum mendarat 7September 2004, pukul 08.10 waktu Amsterdam di bandara Schipol Amsterdam, saatdiperiksa, Munir telah meninggal dunia. Pada tanggal 12 November 2004dikeluarkan kabar bahwa polisi Belanda (Institut Forensik Belanda) menemukan jejak-jejak senyawa arsenikum setelah otopsi. Hal ini juga dikonfirmasi oleh polisiIndonesia. Belum diketahui siapa yang telah meracuni Munir, meskipun ada yangmenduga bahwa oknum-oknum tertentu memang ingin menyingkirkannya.Salah satunya adalah kebencian para penguasa orde baru terhadap gerakan‘human right’ Munir. Mereka “penguasa” yang telah semena-mena menindas,membunuh, dan membantai rakyat kecil mendapat perlawanan keras dari Munir.Munir tanpa lelah terus mencari fakta dan realita untuk mengungkap kasus-kasus.
pembantaian orang dan rakyat yang tidak berdosa. Meskipun dirinya dankeluarganya menerima berbagai ancaman pembunuhan, Munir tetap melangkahkan perjuangannya dengan darah jadi taruhannya.Orang pertama yang menjadi tersangka pertama pembunuhan Munir (danakhirnya terpidana) adalah Pollycarpus Budihari Priyanto. Selama persidangan,terungkap bahwa pada 7 September 2004, seharusnya Pollycarpus sedang cuti. Laluia membuat surat tugas palsu dan mengikuti penerbangan Munir ke Amsterdam. Aksi pembunuhan Munir semakin terkuat tatkala Pollycarpus ‘meminta’ Munir agar  berpindah tempat duduk dengannya. Sebelum pembunuhan Munir, Pollycarpusmenerima beberapa panggilan telepon dari sebuah telepon yang terdaftar oleh agenintelijen senior.
Dan pada akhirnya, 20 Desember 2005 Pollycarpus BP dijatuhi vonis20 tahun hukuman penjara. Meskipun sampai saat ini, Pollycarpus tidak mengakuidirinya sebagai pembunuh Munir, berbagai alat bukti dan skenario pemalsuan surattugas dan hal-hal yang janggal. Namun, timbul pertanyaan, untuk apa Pollycarpusmembunuh Munir. Apakah dia bermusuhan atau bertengkar dengan Munir. Tidak ada historis yang menggambarkan hubungan mereka berdua.Selidik demi selidik, akhirnya terungkap nomor yang pernah menghubungiPollycarpus dari agen Intelinjen Senior adalah seorang mantan petinggi TNI, yakniMayor Jenderal (Purn) Muchdi Purwoprandjono. Mayjen (Purn) Muchdi PR pernahmenduduki jabatan sebagai Komandan Koppassus TNI Angkatan Darat yangditinggali Prabowo Subianto (pendiri Partai Gerindra). Selain itu, ia juga pernahmenjabat sebagai Deputi Badan Intelijen Indonesia.Muchdi PR ditangkap pada 6 Juni 2008. Lalu ia disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan pada awal Desember 2008, jaksa penuntut umum (JPU)

kasus pembunuhan Munir menuntut Muchdi PR dihukum 15 tahun penjara. MuchdiPR terbukti menganjurkan dan memberikan sarana kepada terpidana PollycarpusBudihari Priyanto untuk membunuh Munir. Jaksa juga memaparkan sejumlah fakta yang terungkap dari keterangan saksi, barang bukti, dan keterangan terdakwa selama 17 kali sidang. Di antaranya adalahsurat dari Badan Intelijen Negara yang ditujukan kepada Garuda Indonesia pada Juni2004 yang merekomendasikan Pollycarpus sebagai petugas aviation security.

Hal tersebut sangat tidak wajar karena Badan Intelijen Negara ikut campur urusan bisnis Garuda hingga merekomendasikan Pollycarpus untuk ikut terbang bersama Munir. Jaksa juga menunjuk bukti transaksi panggilan dari nomor telepon yang diduga milik Pollycarpus ke nomor yang diduga milik Muchdi, atau sebaliknya, yang tercata tdalam call data record. Selain itu, dalam persidangan Muchdi PR memberikan keterangan berubah-ubah dan beberapa kali bertindak tidak sopan.Usaha para jaksa membongkar kasus pembunuhan dan menuntut pelaku pembunuh kandas ditangan majelis hakim PN Jakarta Selatan yang diketuai Suharto. Tanggal tanggal 31 Desember 2008, majelis hakim menvonis bebas Muchdi Pr atas keterlibatannya dalam pembunuhan aktivis HAM – Munir.

Bagiamana Kelanjutan kasus munir sekarangnya??ada yang mengetahui?

Tegakkan Keadilan di Bumi Pertiwi Indonesia Raya

Advertisements

One thought on “Apa Kabar Kasus Munir? #PelanggaranHAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s